Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pramoedya Ananta Toer

Arok Dedes - Pramoedya

Gambar
Download Ebook Arok Dedes - Pramoedya Ananta Toer Bila anda sudah mengenal tetralogi Bumi Manusia atau tetralogi Buru karya Pramoedya, maka sebenarnya di penjara Buru yang sama Pramoedya melahirkan tetralogi yang lainnya yang dimulai dengan kisah Arok Dedes, Mata Pusaran, Arus Balik, dan Mangir. Tetralogi pertama mengisahkan pergulatan jaman kolonial abad ke 20. Tetralogi Arok Dedes mengisahkan intrik intrik wangsa Isana - yang melahirkan raja Erlangga dan Jayabaya - pada era Ken Arok. Entah apa yang ada dalam benak Pramoedya. Namun saya kurang setuju dengan pengantar oleh penerbit Lentera dipantara yang mentamsilkan karyanya ini dengan kudeta merangkak. Bagi saya kudeta merangkak hanya perang kata kata dari segerombolan jenderal tua terhadap segerombolan jenderal tua lainnya. Karya ini jauh mendebarkan. Sepanjang buku, Pramoedya tak henti henti mengangkat pertentangan antar pengikut Syiwa, Wisynu, Budha, dan pemuja arwah leluhur di Nusantara kala itu. Ketika Ra...

Arus Balik - Pramoedya

Gambar
Download Ebook Arus Balik - Pramoedya Nusantara menjadi saksi bisu, kehebatan kerajaan besar penguasa arus selatan hingga mampu menerjang penguasa kerajaan utara. Majapahit, menjadi kekuatan maritim terbesar pada abad nya (1350 - 1389 M), mengusai hampir seluruh bagian dari negara Indonesia saat ini, hingga Singapura (Tumasik), Malaysia (Malaya), dan beberapa negera ASEAN lainya. Tapi, itu hanya kisah dongeng masa lalu bagi masyarakat desa saat itu. Kerajaan Majapahit sudahlah hancur dalam perang saudara tak berkesudahan, wafatnya sang Mahapatih Gajah Mada menjadi titik awal, kemudian berturut-turut peristiwa menggrogoti kerajaan ini, dan akhirnya lenyap setelah kedatangan agama Islam. Setelah itu Arus pun berbalik, kerajaan-kerajaan yang dahulunya berada dalam kekuasaan Majapahit akhirnya melepaskan diri. Para keturunan bangsawan Majapahit pun lebih memilih berkonsentrasi kepada kekusaaan yang tersisa, termasuk Raja Tuban Wilwatika. Tidak seperti nenek moyangnya, Wilwatika ...

Bumi Manusia - Pramoedya

Gambar
Download Ebook Bumi Manusia - Pramoedya Novel ini berisikan sebuah cerita tentang perlawanan kaum pribumi melawan kolonialisme belanda. Cerita ini bermula saat pribumi bernama Minke pemuda pribumi putra seorang bupati yang berkesempatan menempuh pendidikan di H.B.S merupakan salah satu siswa yang pandai. Karakter minke adalah pribumi yang cerdas dan berani melawan penindasan terhadap dirinya. Ia diperolok temannya karena kulitnya berbeda dengan temannya keturunan belanda. Minke sangat mengagungkan eropa dan melupakan budayanya karena merasa eropa jauh lebih baik dalam segala hal. Minke diajak temannya berkunjung ke Wonokromo sebuah perusahaan dan perkebunan tebu milik Nyai Ontosoroh. Nyai Ontosoroh dipaksa menikah orang tuannya kepada orang belanda, dan dijadikan gundiknya. Awalnya Nyai Ontosoroh menolak dan benci kepada sang suami (Tuan Mellema). Namun seiring berjalannya waktu Tuan Mellema ternyata sangat saying pada Nyai Ontosoroh. Dari sang suami pula Nyai Ontosoroh be...

Drama Mangir - Pramoedya

Gambar
Download Ebook Drama Mangir - Pramoedya Mangir merupakan naskah sandiwara yang dinovelkan. Di sampul depan buku itu pun tertulis ‘Drama Mangir’. Jadi saat membacanya, Anda tidak akan menemukan deskripsi panjang seperti dalam novel atau cerita pada umumnya melainkan dialog antartokoh. Penegasan karakter, latar, dan alur semuanya dijelaskan melalui tokoh-tokohnya itu sendiri. Seperti karya Pram lainnya, karyanya yang satu ini juga berbentuk realisme murni. Didasarkan pada riset sejarah yang mendalam dan penulisannya didasarkan pada fakta-fakta yang ada. Bahkan bisa digolongkan sebagai tulisan nonfiksi yang disajikan dengan gaya bahasa tulisan fiksi. Mangir menceritakan peristiwa yang sebenarnya terjadi antara Ki Ageng Mangir Muda dan ular Baru Klinting. Dalam legenda Jawa, ada kisah tentang ular Baru Klinting. Dulu sekali waktu masih kecil, saya pernah membaca cerita ini. Dalam cerita tersebut disebutkan bahwa Ki Ageng Mangir berhasil menaklukkan ular raksasa yang panjangnya...

Gadis Pantai - Pramoedya

Gambar
Download Ebook Gadis Pantai - Pramoedya Gadis Pantai merupakan karya sastra yang tidak selesai (unfinished story).   Karya ini merupakan trilogi dari karya sastra Pramoedya Ananta Toer. Dua buku lanjutan Gadis Pantai telah hilang di bawah kekerasan kekuasaan Angkatan Darat. Karya sastra Gadis Pantai ini juga mungkin akan pernah ada jika pihak Universitas Nasional Australia (ANU) di Canberra tidak mendokumentasikannya melalui tesis seorang mahasiswi, Savitri P. Scherer, mengenai proses kepengarangan Parmoedya di tengah gejolak budaya dan kekuasaan. Mahasiswi tersebut mengirim kembali karya sastra tersebut kepada pengarangnya, yaitu Pramoeda Ananta Toer. Gadis Pantai merupakan kisah seorang anak gadis yang lahir dan tumbuh di sebuah kampung nelayan di Jawa Tengah, Kabupaten Rembang, yang kemudian dalam karya satra ini gadis tersebut dinamai Gadis Pantai. Suatu hari pada awal abad duapuluh ketika Gadis Pantai berusia empatbelas tahun, seorang utusan seorang pembesar di kere...

Nyanyi Sunyi Seorang Bisu - Pramoedya

Gambar
Download Ebook Nyanyi Sunyi Seorang Bisu - Pramoedya Nyanyi Sunyi Seorang Bisu (dua jilid) bersifat memoar biografis Pramoedya yang berkisah tentang pengalaman selama di pulau pembuangan Buru termasuk record mendetail tentang para tapol yang gugur selama dalam tahanan, memuat juga refleksi literer sosial-politik. Dalam buku ini ada catatan rinci tentang teman-temannya yang meninggal di Pulau Buru: ada yang mati bunuh diri minum endrin, deasenon, thiodan, bunuh diri dengan menggantung, 40 orang dibunuh Angkatan Darat, tertimpa pohon, terkena petir, dan yang terbanyak karena terserang berbagai penyakit. Download Disini

Perburuan - Pramoedya

Gambar
Download Ebook Perburuan - Pramoedya Mengisahkan seorang anak wedana yang bernama Hardo, yang hidup pada masa pemerintahan Jepang. Dulu, ia adalah seorang tentara Seinendan, namun ia menjadi buronan Jepang sebab pemberontakan yang ia lakukan terhadap Jepang. Cacat   fisik pada tubuhnya yang bercirikan panjang tangan kanan melebihi tangan kiri menjadikan ciri khas dalam proses pencariannya. Selama diburu oleh Jepang ia menjadi seorang kere, yaitu gelandangan yang selalu berjalan menyusuri Jakarta untuk menghilangkan jejak dari Jepang. Semenjak ia menjadi buronan Jepang ayahnya yang menjabat sebagai wedana Karangjati dipecat bahkan kedua orang tuanya disuruh untuk mencari dan mengepung anaknya sendiri untuk dibantai. Informasi tersebut ia dapat ketika tanpa sengaja Hardo bertemu dengan ayahnya di sebuah gubuk di tengah sawah. Pada saat itu Hardo sedang beristirahat dan ayahnya lari dari gropyokan judi. Pada saat itu pula ayahnya bercerita bahwa ia telah dipecat dan ibunya te...