Download Ebook Marmut Merah Jambu - Raditya Dika Momennya lagi pas banget, pikir gue. Seperti yang Ara tadi anjurkan lewat telepon, ini adalah saatnya gue bilang ke Ina kalau gue sangat menikmati malam ini. ‘Tau gak sih, Na,’ kata gue sambil menyetir, memberanikan diri untuk bicara. ‘Gue seneng banget hari ini.’ ‘Seneng kenapa?’ tanya Ina. ‘Seneng, soalnya,’ kata gue, berhenti bicara sebentar dan menengok ke kiri untuk melihat muka Ina. Gue masang muka sok ganteng. Gue natap mukanya dengan jelas, memasang mata nanar, berkata dengan sungguh-sungguh, ‘Seneng... soalnya... hari ini akhirnya... gue bisa pergi sama- ‘AWAS!!!!’ jerit Ina memecahkan suasana. BRAK! Mobil gue naik ke atas trotoar. Mobil masih melaju kencang, dan di depan ada pohon gede. Ina ngejerit, ‘Itu pohon! ITU ADA POHON, GOBLOK!’ ‘AAAAAAAAHHHH!’ jerit gue, kayak cewek disetrum. Lalu gue ngerem dengan kencang. Ina teriak lepas. Suasana chaos Download Disini
Download Ebook Perburuan - Pramoedya Mengisahkan seorang anak wedana yang bernama Hardo, yang hidup pada masa pemerintahan Jepang. Dulu, ia adalah seorang tentara Seinendan, namun ia menjadi buronan Jepang sebab pemberontakan yang ia lakukan terhadap Jepang. Cacat fisik pada tubuhnya yang bercirikan panjang tangan kanan melebihi tangan kiri menjadikan ciri khas dalam proses pencariannya. Selama diburu oleh Jepang ia menjadi seorang kere, yaitu gelandangan yang selalu berjalan menyusuri Jakarta untuk menghilangkan jejak dari Jepang. Semenjak ia menjadi buronan Jepang ayahnya yang menjabat sebagai wedana Karangjati dipecat bahkan kedua orang tuanya disuruh untuk mencari dan mengepung anaknya sendiri untuk dibantai. Informasi tersebut ia dapat ketika tanpa sengaja Hardo bertemu dengan ayahnya di sebuah gubuk di tengah sawah. Pada saat itu Hardo sedang beristirahat dan ayahnya lari dari gropyokan judi. Pada saat itu pula ayahnya bercerita bahwa ia telah dipecat dan ibunya te...
Download Ebook Boleh Dong Salah ~ Irfan Amalee Buku ini punya latar belakang (bahasa kerennya sabab nuzul) yang agak aneh: dendam kepada polisi! Ceritanya dimulai ketika saya melintas di jalan Kota Bandung, tepatnya di daerah Lingkar Selatan. Di suatu pagi yang cerah, awal Januari 2005, saya melajukan kendaraan menuju jalan Bypass. Waktu belok di Perempatan Buah Batu, tiba-tiba seorang polisi meniupkan peluit dan memberi isyarat agar saya menepikan mobil. Hingga beberapa saat, saya belum tahu apa kesalahan saya sebab semua surat yang dibawa lengkap. Setelah datang ke pos polisi, saya baru sadar bahwa saya menerobos belokan terlarang. Rasanya, saya telah ribuan kali lewat jalan itu, tetapi baru tahu bahwa belokan itu kini ditutup. Kalau polisi berniat baik, pasti dia akan memberi peringatan sebelum kendaraan benar-benar belok. Tetapi, para polisi berdiri dengan posisi nyaris tersembunyi agar para pengendara belok dan masuk “jebakan maut” itu. Download Disini
Komentar
Posting Komentar