Sepotong Hati Yang Baru - Tere Liye
Download Ebook Sepotong Hati Yang Baru - Tere Liye
Malam
itu suara debur ombak di tepi pantai menemani pertemuan Alysa dan seorang
laki-laki. Alysa mengenakan gaun putih dengan syal hijau melilit lehernya dan
mata Alysa nampak sembab.
Lelaki
yang bersama Alysa itu adalah seseorang yang pernah menjadi separuh hatinya.
Laki-laki yang bersusah payah menata hatinya setahun terakhir setelah Alysa
meninggalkannya dan membawa separuh hatinya. Meninggalkan hati yang tak lagi
utuh. Terluka. Alysa pergi lima hari sebelum hari pernikahan mereka. Ia
meninggalkan Lelaki itu karena jatuh cinta pada seorang lelaki yang baru di
temuinya selama lima hari. Pernikahan itu batal. Menyisakan malu di keluarga.
Menyisakn luka mendalam di hati lelaki yang saat ini di hadapannya.
Laki-laki
itu sebenarnya masih sangat berharap Alysa kembali. Bahkan sampai saat ini.
Saat Alysa tiba-tiba ingin menemuinya dan menceritakan bahwa ia di campakkan
oleh lelaki yang membuatnya meninggalkan hari pernikahan mereka. Laki-laki itu
tak mengerti pada dirinya yang setahun penuh ia mencoba berdamai dengan
perasaannya namun seolah lupa pada usahanya ketika Alysa datang kembali.
Laki-laki
itu mengatakan bahwa hatinya telah hancur. Maka ia memutuskan untuk membuat
hati yang baru. Samar-samar Alysa bertanya apakah namanya masih tersisa dalam
hati yang baru itu. Berulang kali Alysa menanyakan hal itu dengan suara yang
gemetar menahan tangis. Laki-laki itu mematung. Alysa sesungguhnya masih utuh
tertulis di dalam hatinya. Tapi kemudian lelaki itu memperlihatkan cincin batu
giok yang terpasang di jari manisnya. Mengatakan bahwa ia sudah menikah. Telah
menemukan sepotong hati yang baru. Alysa hanya mengangguk pelan. Menyeka air di
ujung matanya. Ia mengerti apa yang harus ia lakukan sekarang.
Setelah
Alysa pergi, lelaki itu membuka cincin yang ternyata milik adiknya. Lelaki itu
belum menikah. Sesaat setelah bertemu Alysa, ia menyadari bahwa cinta bukan
sekedar memafkan. Bukan sekedar menerima apa adanya. Cinta adalah harga diri.
Rasionalitas yang sempurna. Ia akan menelan bulat-bulat rasa sakit, menerima
sesak tiap kali mengenang masa indahnya bersama Alysa. Ia bertekad untuk
sempurna menumbuhkan hati yang baru. Benar-benar baru.

Komentar
Posting Komentar